adgroup

-- iFrame Ad Tag: 297 -->

Sabtu, 12 September 2015

Klik Lazada.co.id di sini

Product details of At- thoifah Madu Diet Herbal Penurun Berat Badan Madu Diet Ath-Thoifah merupakan formula pelangsing tercepat dan aman karena mengandung 100% bahan herbal yang dikenal sejak lama ampuh untuk melangsingkan badan. Jadi, madu diet ini adalah herbal pelangsing yang aman. Madu Diet Ath-Thoifah merupakan madu murni pilihan yang diformulasikan dengan beberapa ekstrak herbal terstandar yang secara tradisional mampu membantu program diet yang aman. Komposisi Madu Diet Ath-Thoifah : Madu Murni Pilihan Ekstrak kemuning (Murraya paniculata L Jack) Murraya Paniculata (L.) Jack atau sering di sebut Kemuning. Khasiat obat pada tanaman kemuning sudah diketahui sejak lama. Bahkan beberapa pakar di negeri ini sudah melakukan penelitian terhadap potensinya sebagai tanaman obat. Hasil penelitian Ika Murni Sugiarti (Jurusan Biologi FMIPA Unair, 1990) membuktikan bahwa infus daun kemuning bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera L) Aloe Vera L atau Lidah Buaya, lidah buaya membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik. Lidah buaya juga mengandung zat saponin yang mampu membersihkan usus sekaligus bersifat antiseptik. Ekstrak Bangle (Zingiber Purpureum Roxb) Zingiber Purpureum Roxb atau Bangle, Rimpang bangle sejak dulu dipercaya sebagai pelangsing perut, terutama para ibu pasca-melahirkan. Dr. Dyah Iswantini, M. Agr, ahli kimia biokatalisis dari Pusat Studi Biofarmaka IPB, membedah manfaat bangle sebagai peluruh lemak. Poin pentingnya, ekstrak bangle mengandung flavonoid dan tanin yang mampu mengaktifkan dan menghambat enzim lipase, yaitu aktor pengurai lemak di dalam tubuh. Daun senna serbuk (Cassia Angustifolia Vahl) Cassia Angustifolia Vahl atau Daun Senna / Jati Cina, dipercaya sejak lama dapat menurunkan berat badan, beberapa penelitian ilmiah sudah dilakukan dan menunjukkan bahwa daun senna terdaftar secara resmi di British Pharmacopoeia and the United States Pharmacopoeia, dan tanaman herbal ini adalah satu dari sekian banyak herbal obat yang disetujui FDA Amerika sebagai OTC dan menjadi herbal yang paling banyak digunakan di Amerika. Di Jerman daun dan buah Senna merupakan lisensi sebagai obat berstandar, resmi tercantum di German Pharmacopoeia dan diterima di Commission Emonographs. Nah, ekstrak yang terkandung dalam komposisi madu diet ini sudah terkenal sebagai tanaman herbal yang membantu menurunkan berat badan secara alami, sebagai detoksifikasi, melancarkan BAB, dan peluruh lemak. Maka jangan heran kalau produk ini juga laku keras di pasaran karena memang benar-benar membuat turun berat badan secara nyata. Penasaran? Coba sendiri. Manfaat Madu Diet Ath-Thoifah:

Cara Sehat Untuk Buah Hati Yang Susah Makan

Product details of Vege Blend 21 Junior 30's Anak yang kurang nafsu makan dan sulit mengkonsumsi sayur- sayuran akan terhambat pertumbuhan fisik dan perkembangan intelegensianya. Selain itu anak menjadi rentan terhadap serangan penyakit, infeksi bakteri, virus dan alergi. VegeBlend 21 Jr merupakan suplemen kesehatan yang terbuat dari ekstrak 21 macam sayur pilihan. Dalam 1 (satu) kapsul VegeBlend 21 Jr mengandung : 275 mg Sari sayur alami (brokoli, wortel, tomat, bit, bayam, ketimun, kubis Brussel, kol hijau, seledri, kale, asparagus, kol kembang, lada, bawang merah, peterseli, gandum, alfalfa, barley hijau, kacang polong, lobak, lobak cina 40 mg Serat sayur alami (serat kacang polong, serat bit, serat wortel) Vitamin dan mineral (Asam askorbat 30mg, Kalsium karbonat 100mg, Bentonite 5mg) Manfaat VegeBlend 21 Jr : Meningkatkan nafsu makan anak. Tomat dan kubis Brussel merangsang kelenjar air liur, meningkatkan nafsu makan. Bit, mentimun, asparagus meningkatkan fungsi pencernaan. Kol Hijau dan Alfalfa kaya vitamin U, merangsang nafsu makan. Brokoli & kale mengandung kalsium dan mempermudah penyerapan kalsium susu. Mencukupi kebutuhan nutrisi sayur pada anak. Mengoptimalkan pertumbuhan tubuh, tulang, dan otak. Lobak mengaktifkan kelenjar tiroid yang berfungsi meningkatkan aktivitas otak. Brokoli membantu meningkatkan kecerdasan karena memperlancar aliran asam amino ke otak. Wortel mengandung vit A, bermanfaat untuk meningkatkan penglihatan. Kale dan Kalsium mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi. Serat kacang polong, Serat bit, Serat wortel berfungsi sebagai prebiotik untuk menutrisi bakteri baik (probiotik) dalam pencernaan. Dosis :Dapat dikonsumsi oleh anak-anak usia 1- 12 th Umur 1-5 th : 1 kapsul perhari pada sore/malam hari setelah makan Umur 5-12 th : 1-2 kapsul perhari diminum sekaligus pada sore/ malam hari setelah makan Jika anak sulit menelan kapsul, dibuka kapsulnya, lalu isinya dicampur pada makanan/minuman favorit anak, misalnya susu, bubur, madu, ice cream. Keunggulan Produk : Proses produksi dengan Teknologi Tinggi “ Freeze Drying” (beku kering) dari USA. Tidak mengandung bahan pengawet, perasa, pewarna, pemanis buatan, pestisida, serta bahan kimiawi buatan lainnya,sehingga aman bagi kesehatan dan tidak ada efek samping untuk jangka panjang. ProdusenPerformance Research LaboratoriesUSA FAQ VegeBlend 21 Jr :Mengapa VegeBlend 21 Jr dikemas dalam bentuk kapsul?Nutrisi dari sayur dan buah (phytonutrient) sangat mudah rusak karena pemanasan. Proses produksi VegeBlend 21 Jr dan Fruit 18 Jr menggunakan teknologi tinggi “Freeze Drying” (beku kering) sehingga kandungan phytonutrient, vitamin dan mineral dalam sayur dan buah tersebut tidak rusak dan dapat dijamin keutuhan kandungannya. Adakah efek samping penggunaan VegeBlend 21 Jr untuk jangka panjang?Tidak ada efek samping! Karena hanya terbuat dari sayur alami yang bebas pestisida, tanpa zat pengawet, perasa, pewarna, pemanis buatan dan zat kimiawi lainnya. Penggunaan jangka panjang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi sayur pada anak dan aman untuk kesehatan.

Jumat, 11 September 2015

Kamis, 27 Agustus 2015

"Anak Macam Apa Aku ini?"

“Si Kaya Yang Memandikan Ibunya” Tadi sore… Di sebuah masjid di perumahan elit kota bogor “wan… Mau kemana… Gak makan makan dulu?” “lain kali aja… Udah sore… Pulang dulu… Sampai ktemu lagi ya… Salam buat keluarga” Saya lihat dia pergi tergesa gesa… Seseorang dari belakang saya berkata “gak usah aneh rief… Dia itu shubuh dan sore biasa mandiin ibu nya semenjak terkena stroke.. Gantiin dan bersihin pampers kalo pup dan ngajak jalan jalan setiap pagi. Biar kena sinar matahari… Padahal dia kaya… Nyewa perawat juga bisa… Tapi dia gak mau… Malah dia urus sendiri semuanya… Dia gak pernah mau ambil job yg bikin dia harus nginap ninggalin rumah… Padahal proyek-proyek besar banyak yg perluin dia… Sabar banget dia.” Saya tersenyum… Diantara sekian banyak orang yg lebih memilih memasukan orang tuanya ke panti jompo atau menyewa suster untuk merawat… Dia… Lebih memilih melakukannya sendiri… Bakti anak kepada orang tuanya… “pernah gak ente tanya kenapa dia mau seperti itu?” “pernah… Dia bilang… 9 bulan mengandung penuh beban, 2 thun menyusui penuh menahan banyak hal dan larangan… Mengorbankan masa mudanya untuk bersabar membesarkan saya, menahan amarah atas kejahilan saya, kesalahan saya, kebodohan saya, keisengan saya… Mengorbankan kebebasannya untuk menjaga saya… Memastikan perut saya terisi makanan dan tidur dengan pulas disaat sering beliau tidur dalam keadaan menahan lapar dan tal tidur menjaga saya dari gigitan nyamuk… Tak kenal lelah memperhatikan saya… Menasehati dan memperjuangkan hidup saya dengan mengesampingkan perasaan ingin menikmati kesenangan kesenangan pribadinya… Lalu… Anak macam apa saya kalau membiarkan ibu diurus oleh bukan anak yg dibela belanya dulu? Anak macam apa saya jika merasa berat mengurus ibu yg telah mati matian menyamankan dan mengamankan saya? Anak macam apa saya jika membiarkan masa tuanya tanpa menerima kebaikan anaknya sebagai balasan atas pengorbanan hidupnya? Anak macam apa saya jika pekerjaan dan uang lebih saya pentingkan daripada mengurus orang tua yg sudah jelas jelas sangat berjasa atas kehidupan saya? Saya tak ingin menyesal jika ibu saya meninggal disaat saya belum buktikan cinta dan rasa sayang serta bakti saya kepadanya” Saya terdiam dan tak terasa air mata meleleh di pipi saya… Teringat mama saya dan uban yg mulai memenuhi kepalanya.. Dari Saudara Arief Rakhmanto Hikmah atau pelajaran apa yang bisa Anda ambil dari kisah ini? Silahkan boleh tuliskan perasaannya di kolom komentar. Apabila kisah ini dirasa bermanfaat, silahkan di share agar banyak orang lagi yang mendapatkan manfaat yang sama.

Jangan Jadikan Aku Istrimu

Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan bosan kamu berpaling pada perempuan lain. Kamu harus tahu meski bosan mendengar suara dengkurmu, melihatmu begitu pulas. Wajah laki-laki lain yang terlihat begitu sempurnapun tak mengalihkan pandanganku dari wajah lelahmu setelah bekerja seharian. Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu enggan hanya untuk mengganti popok anakmu ketika dia terbangun tengah malam. Sedang selama sembilan bulan aku harus selalu membawanya di perutku, membuat badanku pegal dan tak lagi bisa tidur sesukaku. Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka dan sedih dan kamu lebih memilih teman perempuanmu untuk bercerita. Kamu harus tahu meski begitu banyak teman yang siap menampung curahan hatiku, padamu aku hanya ingin berbagi. Dan aku bukan hanya teman yang tidak bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat. Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti dengan alasan sudah tidak ada kecocokan kamu memutuskan menjatuhkan talak padaku. Kamu tahu betul, kita memang berbeda dan bukan persamaan yang menyatukan kita tapi komitmen bersama. Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu memilih tamparan dan pukulan untuk memperingatkan kesalahanku. Sedang aku tidak tuli dan masih bisa mendengar kata-katamu yang lembut tapi berwibawa. Jangan pilih aku sebagai istrimu, jika nanti setelah seharian bekerja kamu tidak segera pulang dan memilih bertemu teman-temanmu. Sedang seharian aku sudah begitu lelah dengan cucian dan setrikaan yang menumpuk dan aku tidak sempat bahkan untuk menyisir rambutku. Anak dan rumah bukan hanya kewajibanku, karena kamu menikahiku bukan untuk jadi pembantu tapi pendamping hidupmu. Dan jika boleh memilih, aku akan memilih mencari uang dan kamu di rumah saja sehingga kamu akan tahu bagaimana rasanya. Jangan pilih aku sebagai istrimu, jika nanti kamu lebih sering di kantor dan berkutat dengan pekerjaanmu bahkan di hari minggu daripada meluangkan waktu bersama keluarga. Aku memilihmu bukan karena aku tahu aku akan hidup nyaman dengan segala fasilitas yang bisa kamu persembahkan untukku. Harta tidak pernah lebih penting dari kebersamaan kita membangun keluarga karena kita tidak hidup untuk hari ini saja. Jangan pilih aku jadi istrimu, jika nanti kamu malu membawaku ke pesta pernikahan teman-temanmu dan memperkenalkanku sebagai istrimu. Meski aku bangga karena kamu memilihku tapi takkan kubiarkan kata-katamu menyakitiku. Bagiku pasangan bukan sebuah trofi apalagi pajangan, bukan hanya seseorang yang sedap dipandang mata. Tapi menyejukkan batin ketika dunia tak lagi ramah menyapa. Rupa adalah anugerah yang akan pudar terkikis waktu, dan pada saat itu kamu akan tahu kalau pikiran dangkal telah menjerumuskanmu. Jangan pilih aku jadi istrimu, jika nanti kamu berpikir akan mencari pengganti ketika tubuhku tak selangsing sekarang. Kamu tentunya tahu kalau kamu juga ikut andil besar dengan melarnya tubuhku. Karena aku tidak lagi punya waktu untuk diriku, sedang kamu selalu menyempatkan diri ketika teman-temanmu mengajakmu berpetualang. Jangan buru-buru menjadikanku istrimu, jika saat ini kamu masih belum bisa menerima kekurangan dan kelebihanku. Sedang seiring waktu, kekurangan bukan semakin tipis tapi tambah nyata di hadapanmu dan kelebihanku mungkin akan mengikis kepercayaan dirimu. Kamu harus tahu perut buncitmu tak sedikitpun mengurangi rasa cintaku, dan prestasimu membuatku bangga bukan justru terluka. Jangan buru-buru menjadikanku istrimu, jika saat ini kamu masih ingin bersenang-senang dengan teman-temanmu dan beranggapan aku akan melarangmu bertemu mereka setelah kita menikah. Kamu harus tahu akupun masih ingin menghabiskan waktu bersama teman-temanku, untuk sekedar ngobrol atau creambath di salon. Dan tak ingin apa yang disebut “kewajiban” membuatku terisolasi dari pergaulan, ketika aku semakin disibukkan dengan urusan rumah tangga. Menikah bukan untuk menghapus identitas kita sebagai individu, tapi kita tahu kita harus selalu menghormati hak masing-masing tanpa melupakan kewajiban. Jangan buru-buru menikahiku, jika saat ini kamu sungkan pada orang tuaku dan merasa tidak nyaman karena waktu semakin menunjukkan kekuasaannya. Bagiku hidup lebih dari angka yang kita sebut umur, aku tidak ingin menikah hanya karena kewajiban atau untuk menyenangkan keluargaku. Menikah denganmu adalah salah satu keputusan terbesar di hidupku yang tidak ingin kusesali hanya karena terburu-buru. Jangan buru-buru menikahiku, jika sampai saat ini kamu masih berpikir mencuci adalah pekerjaan perempuan. Aku tak akan keberatan membetulkan genting rumah, dan berubah menjadi satpam untuk melindungi anak-anak dan hartamu ketika kamu keluar kota. Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini kamu berpikir mempunyai lebih dari satu istri tidak menyalahi ajaran agama. Agama memang tidak melarangnya, tapi aku melarangmu menikahiku jika ternyata kamu hanya mengikuti egomu sebagai laki-laki yang tak bisa hidup dengan satu perempuan saja. Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini masih ada perempuan yang menarik hatimu dan rasa penasaran membuatmu enggan mengenalkanku pada teman-temanmu. Kamu harus tahu meski cintamu sudah kuperjuangkan, aku tidak akan ragu untuk meninggalkanmu. Hapus aku dari daftar calon istrimu, jika saat ini kamu berpikir menikahiku akan menyempurnakan separuh akidahmu sedang kamu enggan menimba ilmu untuk itu. Ilmuku tak banyak untuk itu dan aku ingin kamu jadi imamku, seorang pemimpin yang tahu kemana membawa pengikutnya. Jangan jadikan aku sebagai istrimu, jika kamu berpikir bisa menduakan cinta. Kamu mungkin tak tahu seberapa besar aku mengagungkan sebuah cinta, tapi aku juga tidak akan menyakiti diriku sendiri jika cinta yang kupilih ternyata mengkhianatiku. Jangan jadikan aku sebagai istrimu, jika kamu berpikir aku mencari kesempurnaan. Aku bukan gadis naif yang menunggu sang pangeran datang dan membawaku ke istana. Mimpi seperti itu terlalu menyesatkan, karena sempurna tidak akan pernah ada dalam kamus manusia dan aku bukan lagi seorang gadis yang mudah terpesona. Jangan pernah berpikir menjadikanku sebagai istrimu, jika kamu belum tahu satu saja alasan kenapa aku harus menerimamu sebagai suamiku.

"Aku Butuh Enam Tahun Untuk Memulai Hubungan Baru"

Banyak yang percaya bahwa salah satu tujuan seseorang menjalin hubungan percintaan adalah untuk menikah. Namun sebelum pernikahan terjadi, bukan hanya upacara dan pesta pernikahan saja yang harus dipersiapkan. Kemantapan hati dan siap menjalani segala pertimbangan yang sudah dipikirkan sebelumnya adalah salah satu hal yang juga harus dipikirkan matang-matang. Nampaknya, hal itu yang belum dipersiapkan oleh calon suami dari Cyndi Maisonneuve, hingga ia membatalkan pernikahannya di jam-jam terakhir. Bagaimana bisa? Cyndi Maisonneuve membagikan kisahnya pahitnya tersebut dan bagaimana ia menghadapi hidupnya kemudian melalui dailymail.co.uk seperti berikut ini. Cyndi bertemu dengan pria tersebut pada tahun 2007, saat Cyndi berusia 23 tahun. Cyndi tinggal di Toronto, sedangkan kekasihnya, yang dirahasiakan identitasnya, tinggal di Ontario, berjarak 2 jam perjalanan dari Toronto. Jadi bisa dikatakan keduanya menjalani hubungan jarak jauh, dan hanya bertemu saat akhir pekan. “Dia menarik, bertutur kata baik, dan baik hati. Tentu saja dia punya kekurangan, namun selebihnya ia adalah seorang pemain golf profesional yang memiliki minat sama denganku,”, kata Cyndi. Hubungan mereka mengalami kemajuan pesat dalam waktu singkat. Setelah 6 bulan menjalin hubungan, sang kekasih melamar Cyndi dalam perjalanan liburan mereka di Hawaii. Cyndi menerima lamarannya, dan mereka membeli rumah bersama di Toronto, dekat rumah orang tua Cyndi. Mereka pun mulai merencanakan pernikahannya. “Dia ingin terlibat dalam segala hal. Namun kami memutuskan untuk menggelar pernikahan di pantai, di tempat yang bersejarah bagi kami, Hawaii. Aku tidak mau menggelar pernikahan di lapangan golf karena aku memiliki keluarga yang sangat besar, sedangkan ia tidak. Rencana pernikahan itu lebih banyak memenuhi keinginanku daripada keinginannya,”, jelas Cyndi. Malam sebelum pernikahan digelar, Cyndi sama sekali tidak gugup dan tidak memiliki ketakutan apapun terkait pernikahannya. Meskipun tidak memiliki hubungan yang baik dengan saudara perempuan kekasihnya, Cyndi cukup dekat dengan saudara perempuannya. Ia bahkan berkata pada saudaranya itu, ia akan menikahi “sahabatnya” yang merupakan “seorang pria yang luar biasa”. Lalu, hari besar yang mengerikan itu datang.. Saat Ia Tiba-tiba Mencampakkanku… Hari besar itu pun datang. Tepat satu jam sebelum upacara pernikahan dimulai, sang kekasih mendatangi Cyndi dengan berlinangan air mata. “Aku berdiri dengan mengenakan gaun pengantin serta kerudung sudah terpasang di rambutku. Ia berkata ‘aku tidak bisa menikah denganmu’. Pada awalnya dia tidak berani mengatakannya padaku secara langsung. Ia sempat meminta para pengiring pengantin untuk memberitahuku, namun mereka tidak mau melakukannya,”, kenang Cyndi. Cyndi tidak meminta penjelasan apa-apa dari kekasihnya, dan meminta pria itu pergi. Para pengiring pengantin pun bertugas mengabarkan berita ini pada perencana pernikahan serta para tamu undangan. “Aku merasa dipermalukan. Rasanya seperti ditikam dari belakang. Dia bahkan sudah mengemasi barang-barangnya saat rambutku sedang ditata,”, cerita Cyndi. Cyndi menyebut waktu-waktu yang ia lalui selanjutnya sebagai “waktu brutal”. Ia memilih berjalan-jalan di pinggir pantai untuk “kabur” dari masalah ini. Ia bahkan tidak bisa makan, dan harus minum obat tidur agar bisa tidur. Ia juga memilih untuk tinggal di tempat itu untuk sementara waktu, dan melupakan sakit hatinya ditemani para pengiring pengantinnya. “Aku beruntung punya teman dan keluarga yang mendukungku. Teman-teman dan saudaraku sebisa mungkin mengalihkan perhatianku dari apapun tentang pria itu. Sementara orang tuaku membantuku pindah dari rumah yang kami beli bersama, dan kembali ke rumah mereka,”, tambahnya. Beberapa minggu kemudian, saat pulang kembali ke Kanada, Cyndi bertemu dengan mantan kekasihnya tersebut. Dan parahnya, pria itu meminta Cyndi untuk hidup bersamanya, namun mereka tidak perlu menikah. “Aku berpikir ‘pria ini pasti bercanda’. Aku juga mengatakan padanya bahwa aku sudah tidak tertarik lagi padanya. Apakah aku pernah mencintainya? Tentu saja, tapi luka ini membuatku mampu melupakannya,”, aku Cyndi. Pria itu mengaku bahwa alasan di balik ia membatalkan pernikahan adalah karena ia tidak ingin mempunyai anak, sedangkan Cyndi ingin punya anak. Merasa dipermalukan dan patah hati, Cyndi menyibukkan diri dengan bekerja dan liburan. Ia memutuskan kontak dengan mantan kekasihnya, dan lebih fokus menghadapi masa depan. Tiga tahun kemudian, ayah Cyndi meninggal dunia karena serangan jantung. Hal itu membuat Cyndi menyadari bahwa hidup itu berharga. Cyndi mampu lepas dari trauma, tanpa dendam dan tanpa menuntut balas.. Hal Itu Membantuku Menjadi Lebih Baik! Sekarang, setelah 6 tahun berlalu, Cyndi menanggapi insiden yang ia alami itu dengan sudut pandang positif. “Aku rasa kejadian itu membentuk aku menjadi diriku yang sesungguhnya. Setiap kali Anda menghadapi masalah, pasti ada pelajaran hidup yang bisa diambil. Kejadian dengan mantan kekasihku membuat aku menemukan jati diriku yang sebenarnya. Bukan hanya itu, aku juga jadi tahu apa yang aku inginkan dalam hidup ini, dan apa yang layak didapatkan pasanganku dari aku, serta sebaliknya,”, kata Cyndi bijak. Saat ini Cyndi sudah memiliki kekasih baru, pria yang menurutnya luar biasa. Namun belum ada rencana pernikahan bagi keduanya. “Aku sedang menjalin suatu hubungan sekarang, dan aku masih sering berpikir ‘apa aku layak untuknya’? Tentu saja aku berusaha mengubah pemikiran itu. Tentu saja aku layak mendapatkan pria yang luar biasa. Aku adalah wanita yang luar biasa! Sekarang setelah tahu apa yang aku mau, aku juga menjadi lebih tahu bagaimana cara menjadi kekasih yang lebih baik, atau istri yang baik suatu hari nanti. Tapi tentu saja aku tidak akan menerima lamaran yang datang dalam waktu 6 bulan pacaran! Apa yang terjadi di masa lalu, sudah tidak terasa sakit lagi sekarang. Aku bahkan bisa menertawakannya,”, canda Cyndi. Waktu akan menyembuhkan luka. Begitu juga dengan memaafkan. Melalui kisah ini, kita mendapatkan satu bukti lagi bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan. Apa yang dilalui Cyndi membuat ia menemukan jati diri yang sesungguhnya dan mampu menjadi wanita yang lebih baik. Masalah luka dan sakit hati, jika memaafkan lebih indah, Anda sama sekali tidak perlu memberikan balasan. Semoga Cyndi dan pembaca semua hidup bahagia dengan cinta sejati Anda.

Sabtu, 08 Agustus 2015

See the poor

Giving when you have is a common thing. Giving when you don't have is amazing thing.